BRSAMPK ANTASENA MAGELANG

Welcome to BRSAMPK ANTASENA MAGELANG!

     Profil
· Profil Antasena
· Sasaran Layanan
· Visi dan Misi
· Program Layanan
· Struktur Organisasi
· Prosedur Penerimaan
· Layanan Informasi
· Sarana dan Prasarana

     Menu Utama
· Depan
· Akun Anda
· Arsip Berita
· Downloads
· Gallery
· Kirim Berita
· Kontak
· Search
· Top 10
· Topics
· Web Links

BRSAMPK ANTASENA MAGELANG: UPT

Cari pada Topik Ini:   
[ Kembali ke Halaman Depan | Pilih Topik Baru ]

 Tim LDP untuk Korban Nanggala

UPTTamu menulis "

 

Kementerian Sosial Kirimkan Tim LDP Dampingi Korban Nanggala 402 di Sidoarjo

SIDOARJO (26 April 2021) Kementerian Sosial melalui Balai Anak "Antasena" Magelang mengirimkan Tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP) untuk mendampingi keluarga ABK Nanggala 402 yang gugur saat melaksanakan tugas di sekitar perairan laut utara Bali.

Sesuai dengan arahan Menteri Sosial Tri Rismaharini bahwa Kemensos turut berempati dan memberikan dukungan dan penguatan moril bagi keluarga ABK Nanggala 402. Balai-balai yang merupakan Unit Pelaksana Teknis milik Kemensos diperintahkan untuk dapat memberikan penguatan dan pendampingan psikososial bagi keluarga ABK Nanggala 402 tersebut.

"Tujuan dari pelaksanaan dukungan psikososial ini adalah untuk menguatkan mental psikologis keluarga korban agar dapat melalui cobaan ini dengan kuat dan menunjukkan kepedulian pemerintah serta menegaskan bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi cobaan ini". Ujar Sumarno, Pekerja Sosial Balai Anak Antasena mewakili Kepala Balai saat berkoordinasi dengan pihak Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo.

Tim LDP Balai Anak Antasena mengunjungi keluarga dari almarhum Serka (Bah) Ruswanto yang berlokasi di Dusun Candi Jaya Rt 18 Rw 05 Desa Candi Sidoarjo. Didampingi oleh Kepala Dusun Candi Jaya dan Satuan Bakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos) Kabupaten Sidoarjo Tim diterima oleh keluarga almarhum. Almarhum Serka (Bah) Ruswanto meninggalkan seorang istri dan dua orang anak laki-laki yang berusia 6 tahun dan 10 bulan. Istri almarhum, Sri Nurcahyani adalah seorang ibu rumah tangga.

"

Dikirim oleh lita pada Rabu, 28 April 2021 (9 kali dibaca)
(selengkapnya... | 4709 byte lagi | komentar? | Nilai: 0)

 Tim Layanan Dukungan Psikososial

UPTTamu menulis "

Kementerian Sosial Kirim Layananan Dukungan Psikososial Dampingi Korban Longsor di Nganjuk

NGANJUK, (12 Februari 2021)-Kementerian Sosial melalui Balai Anak "Antasena" Magelang mengirimkan Tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP) untuk mendampingi para korban tanah longsor di Desa Ngentos, Kecamatan Ngentos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Intensitas hujan yang tinggi pada hari Minggu, 14 Februari 2021menyebabkan longsor tepatnya di Dusun Selopuro yang berada di Lereng Bukit yang sebenarnya telah mengalami keretakan sejak 2017 lalu.

Longsor yang terjadi menyebabkan 14 orang meninggal dunia dan 7 orang lainnya belum ditemukan. Sebanyak 10 rumah rata tertimbun tanah, 20 rumah rusak berat dan puluhan lainnya rusak ringan. Sebanyak 69 keluarga kehilangan tempat tinggal dan 186 orang terpaksa mengungsi, dimana diantaranya terdapat 32 anak-anak. Titik pengungsian terbesar berada di SDN 3 Ngentos dimana terdapat 120 orang pengungsi, sisanya mengungsi di rumah kerabat/saudara.

 

"

Dikirim oleh lita pada Minggu, 21 Pebruari 2021 (27 kali dibaca)
(selengkapnya... | 3918 byte lagi | komentar? | Nilai: 0)

 Layangan Dukungan Psikososial

UPTTamu menulis "

 

BALAI ANAK "ANTASENA" MAGELANG BERIKAN LAYANAN DUKUNGAN PSIKOSOSIAL KEPADA KORBAN BANJIR DI KUDUS

KUDUS (11 Februari 2021)-Balai Anak "Antasena" Magelang  yang merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) milik Kementerian Sosial memberikan Layanan Dukungan Psikosial kepada anak-anak korban banjir di Posko Pengungsian Desa Jati Wetan Kecamatan Jati Kabupaten Kudus. Pengungsian yang ada di Posko Pengungsian Jati Wetan terdiri dari 30 Lansia, 195 orang dewasa, 91 anak, 12 balita dan 2 ibu hamil.

Layanan dukungan Psikososial yang diberikan kepada anak-anak korban banjir berupa bercengkrama, bernyanyi, bertepuk ria, mendongeng dan membuat pohon harapan bersama. Setiap anak menuliskan harapan atau cita-citanya kemudian ditempelkan di kertas pohon harapan dan dipasang di dinding posko. Kegiatan diakhiri dengan makan snack bersama.

"Semoga kehadiran kami dapat berkesan dan bermanfaat bagi anak-anak. Anak-anak harus tetap sehat, semangat, dan rajin belajar" ujar Pekerja Sosial Balai Anak Antasena yang mewakili Kepala Balai, Hesti Ambar Widagdo.

 

"

Dikirim oleh lita pada Senin, 15 Pebruari 2021 (33 kali dibaca)
(selengkapnya... | 2980 byte lagi | komentar? | Nilai: 0)

 RESPON CEPAT KEMENSOS

UPTTamu menulis "

 

RESPON CEPAT KEMENSOS DAMPINGI ANAK-ANAK TERDAMPAK LONGSOR DI SEMARANG

SEMARANG, (7 Februari 2021) – Kementerian Sosial melalui Balai Anak Antasena Magelang merespon cepat kejadian longsor yang terjadi di Kota Semarang. Longsor yang terjadi pada Sabtu pagi tersebut disebabkan oleh hujan yang turun sejak Jumat sore dan meningkat intensitasnya pada Jumat malam hingga dini hari. Hasil pantauan di lapangan terjadi longsor di beberapa titik, salah satunya di Kelurahan Lempongsari Kecamatan Gajah Mungkur Kota Semarang. Dampak longsor terparah terjadi di RW 06 tepatnya di RT 01, RT03 dan RT 05 dimana disini longsor terjadi sebanyak 2 kali yaitu jam 5 dan 8 pagi.

Tidak ada korban jiwa pada kejadian ini namun terdapat 7 rumah yang terdampak longsor, 4 diantaranya terkena material longsor hingga menyebabkan rusak dibagian belakang rumah dan 3 rumah lainnya kehilangan jalan untuk akses menuju rumah. Sejauh ini masih terdapat 3 lagi motor tertimbun material longsor yang belum di evakuasi.

"Kedatangan kami adalah untuk melakukan koordinasi dan assesmen kebutuhan para pengungsi, serta melakukan trauma healing atau layanan dampingan psikososial terutama kepada anak-anak terdampak longsor" ujar Faisal, Kepala Balai Anak Antasena Magelang.

Informasi dari Ketua RW 06 Kelurahan Lempongsari, Feri, bahwa saat ini ada 34 pengungsi dari 3 RT yang terkena longsor 5 diantaranya adalah anak-anak, 24 dewasa, 5 lansia dan tidak ada pengungsi disabilitas.

 

"

Dikirim oleh lita pada Rabu, 10 Pebruari 2021 (24 kali dibaca)
(selengkapnya... | 6137 byte lagi | komentar? | Nilai: 0)

 Bantuan Pengungsi Dampak Merapi

UPTTamu menulis "

 

Kemensos Beri Bantuan pada Pengungsi Dampak Erupsi Merapi
 

KLATEN, (28 januari 2020) - Kementerian Sosial melalui Balai Anak Antasena Magelang hadir untuk memastikan pemenuhan hak-hak anak yang ada di pengungsian korban erupsi Merapi. Kali ini yang menjadi sasaran adalah anak-anak pengungsi di Tempat Pengungsian Sementara (TPS) Desa Balerante Kecamatan Kemalang Kabupaten Klaten. Tim Reaksi Cepat (TRC) Balai Anak Antasena memberikan dampingan sosial dan bingkisan berisi makan kecil.  Dampingan psikososial diberikan dengan melalui dinamika kelompok dan permainan edukatif.

Pekerja Sosial Muda Balai Anak Antasena, Hesti Ambar Widagdo yang mewakili Kepala Balai menyampaikan tujuan dari pendampingan sosial bagi anak-anak.  “Pendampingan psikososial bagi anak-anak di pengungsian sangat dibutuhkan agar anak-anak tidak mengalami trauma dan tidak mengalami kebosanan jika berada di tempat pengungsian dalam waktu yang lama.  Selain itu pemberian bantuan dan pendampingan sosial merupakan salah satu penerapan program Asistensi Rehabilitasi Sosial atau ATENSI” jelasnya.

Aparat desa Balerante yang diwakili oleh Janu, Kaur Perencana Desa Balerante menyampaikan ucapan terimakasihnya  “Kami sangat berterimakasih dengan kedatangan bapak dan ibu dari Balai Anak Antasena Kementerian Sosial yang telah memberikan perhatiannya berupa pendampingan dan bingkisan untuk anak-anak kami.  Anak-anak jadinya tidak merasa bosan berada disini” ungkapnya.  Beliau juga menyampaikan informasi mengenai keadaan TPS Desa Balerante, “Jumlah pengungsi sebanyak 227 orang, yang balita 20 anak, usia anak-anak 41 anak, kondisi anak-anak cukup stabil.  Untuk peralatan dapur umum disediakan oleh Muhammadyah Disaster Management Centre atau MDMC Muhammadiyah Klaten, sedangkan kegiatan memasak dilakukan oleh ibu-ibu PKK dan pembagian makanannya dilakukan oleh ibu-ibu pengungsi.  Karena sekarang masa pandemi Covid-19 jadi kami membatasi jumlah relawan di dapur umum” tambahnya.
 

"

Dikirim oleh lita pada Sabtu, 30 Januari 2021 (32 kali dibaca)
(selengkapnya... | 4817 byte lagi | komentar? | Nilai: 0)


     Pencarian



     Artikel Sebelumnya
Jumat, Januari 22
· RESPON ANAK PENGIDAP MENINGHITIS
Rabu, Januari 20
· PENGUNGSI TERDAMPAK BANJIR DI KAB JEMBER
Jumat, November 27
· Widyawisata Dengan Protokol Kesehatan Yang Ketat
Rabu, November 18
· TERAPI MENTAL SPIRITUAL
Kamis, Oktober 22
· TERAPI PSIKOSOSIAL MELALUI REKREASIONAL
Jumat, Oktober 16
· TERAPI PENYADARAN DIRI PENERIMA MANFAAT
Senin, September 14
· SBA Antasena Magelang
Jumat, Agustus 21
· SINGKRONISASI BALAI/LOKA AMPK 2020
Selasa, Mei 26
· Bansos Terdampak Covid 19
Senin, April 13
· ANTASENA PEDULI KESEHATAN PEGAWAI

Artikel Lama

     Webmail
Webmail Login

     RSS Feed



·Page not found:



·Page not found:

View All Feeds


     Intranet Dashboard
Intranet Dashboard






Generasi halaman: 0.56 detik