BRSAMPK ANTASENA MAGELANG - ATENSI SURABAYA


ATENSI SURABAYA
Tanggal: Minggu, 29 Agustus 2021
Topik: UPT


 

Kemensos Beri Bantuan ATENSI bagi Rara, Yatim Piatu Akibat Covid-19 di Surabaya

SURABAYA (25 Agustus 2021)-Kementerian Sosial melalui Balai Antasena Magelang melakukan respon cepat terhadap anak yatim piatu terdampak covid-19 di Rt 03 Rw 03, Jagran, Kelurahan Tambaksari, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya.

Iona Annora Nurani Anindia atau yang biasa dipanggil Rara, bocah berusia 11 tahun yang dalam waktu satu minggu ditinggal oleh ayah, kakek dan neneknya. Mereka meninggal pada bulan Juli 2021 karena terpapar covid-19, sedangkan sang ibu telah meninggal dunia di tahun 2021.

Menindaklanjuti arahan Menteri Sosial Tri Rismaharini agar Kementerian Sosial dapat bergerak cepat mendampingi anak-anak yatim piatu terdampak covid-19, Kepala Balai Antasena bersama Pekerja Sosial dan Satuan Bakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos) Kota Surabaya langsung bergerak untuk melakukan respon cepat berupa pemberian kebutuhan dasar dan assesmen psikososial maupun assesmen kebutuhan bagi Rara.

"Kami akan membantu agar Rara dan keluarga mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) karena dari informasi yang kami terima mereka belum pernah mendapatkan bantuan dari Pemerintah" ujar Kepala Balai Antasena, Sumarno Sri Wibowo.

 



Sumarno juga memberikan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) berupa tambahan pemenuhan kebutuhan dasar untuk Rara yang berisi perlengkapan sekolah (sepatu, kaos kaki, buku gambar, pensil, rautan,crayon), masker, minyak kayu putih, madu, pakaian dan perlengkapan kebersihan diri.

Berdasarkan hasil assesmen yang dilakukan oleh Pekerja Sosial, Balai Antasena akan memberikan Layanan Dukungan Psikososial (LDP), akses pendidikan di Program Kerjar Paket A karena Rara hanya sekolah sampai tingkat Taman Kanak-kanak, sedangkan untuk keluarganya akan dibantu untuk mendapatkan bantuan dari Program Keluarga Harapan (PKH).

"Saya mohon agar Rara dapat diberikan akses pendidikan supaya pendidikannya dapat dilanjutkan", kata Jalal, Ketua Rt 003 Rw 003 Jagran Tambaksari.

Saat ditemui Tim di rumahnya, Rara terlihat selalu memegang telepon genggam dan terkesan tidak bisa fokus berinteraksi dengan orang-orang disekitarnya. "HP itu adalah hp baru milik ayahnya sebelum meninggal, sekarang diapakai Rara. Rara lagi seneng-senengnya main hp, jarang main diluar juga", ujar Iyud, bibi dari Rara.

Iyud sudah pernah menawarkan Rara untuk tinggal bersamanya, tetapi Rara tidak mau. Rara memeilih tinggal bersama kakaknya, namun rara sering main kesini karena rumahnya deket beda RT.

 

Humas Balai Antasena Magelang

 







Artikel dari BRSAMPK ANTASENA MAGELANG
http://antasena.kemsos.go.id

URL:
http://antasena.kemsos.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=88