BRSAMPK ANTASENA MAGELANG - PROGRAM ATENSI MELALUI FOSTER CARE


PROGRAM ATENSI MELALUI FOSTER CARE
Tanggal: Senin, 02 Agustus 2021
Topik: UPT


 

Implementasi Program ATENSI Melalui Foster Care, Balai Antasena dan LKSA An Nur Srimpi Teken MoU

GUNUNGKIDUL (30 Juli 2021) - Kementerian Sosial melalui Balai Anak Antasena mengimplementasikan Program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) melalui program Foster Care. Menjalin kerjasama kemitraan dengan LKSA An Nur Srimpi Gunungkidul, Yogyakarta. Balai Antasena Magelang memberikan pendampingan psikososial, edukasi, layanan aksesibilitas dan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial kepada anak yang mengalami keterlantaran ekonomi dan pengasuhan di wilayah kabupaten Gunungkidul. Jalinan kerjasama ini diperkuat dan tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman antara Balai Antasena Magelang dengan LKSA An Nur Srimpi Gunungkidul.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Kepala Balai Antasena Magelang, Sumarno Sri Wibowo dan Ketua LKSA An Nur Srimpi, Alifatun Mardiyah bertempat di LKSA An Nur Srimpi Gunungkidul. "Pengasuhan terbaik adalah di dalam keluarga, jika tidak memungkinkan dapat dilakukan pengasuhan berbasis komunitas dan pengasuhan residential oleh Balai/Lembaga adalah pilihan terakhir. Dengan adanya Program Foster Care ini kami harapkan anak-anak dapat tumbuh dalam keluarga yang harmonis dan terpenuhi hak-haknya agar dapat menjalani masa tumbuh kembangnya dengan wajar serta meraih cita-citanya" ujar Sumarno.



 

Sebelumnya Balai Antasena Magelang telah melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Gunungkidul. Dinas Sosial Kabupaten Gunungkidul memberikan dukungan dan mengapresiasi Program kerjasama ini. Kepala Dinas Sosial Gunungkidul, Siwi Iriyanti secara langsung hadir memberikan dukungan. "Kami berterima kasih atas kepedulian Balai Antasena Magelang terhadap permasalahan sosial anak di wilayah Gunungkidul. Kami siap memfasilitasi jika dibutuhkan layanan akses maupun pendampingan psikososial" jelas Siwi.

Ketua LKSA An Nur Srimpi Gunungkidul Aligatun Mardiyah mengatakan pihak LKSA sangat berterima kasih atas perhatian dan kepedulian dari Balai Antasena Magelang terhadap anak-anak dalam program Foster Care yang selama ini berada dalam dampingan LKSA An Nur Srimpi. Pihaknya berhara program ini dapat terus berlanjut dan menjadi pemicu motivasi para orang tua untuk menjadi orang tua asuh agar anak-anak ini dapat hidup lebih layak dan memperoleh pengasuhan yang baik.

Joni (36 tahun) salah satu orang tua asuh mengatakan dirinya ikhlas dan senang dapat mengasuh dan merawat anak walaupun bukan anak kandungnya. Dirinya dan sang istri berharap anak tersebut kelak dapat menjadi anak angkat mereka melalui pengangkatan anak (adopsi). Dirinya bersedia mengikuti proses dan prosedur Foster Care untuk selanjutnya jika memungkinkan kemudian menjadi pengangkatan anak (adopsi. IAM (2,5 tahun) yang berada dalam asuhannya juga nampak ceria dan bahagia.

Anak-anak yang menjadi sasaran layanan dalam program Foster Care ini adalah anak-anak yang terlahir dalam keluarga yang tidak utuh ditambah dengan kondisi sosial ekonomi orang tua kandung yang tidak memungkinkan anak untuk memperoleh pengasuhan yang baik (good parenting) dan tidak mendukung tumbuh kembangnya. Pengasuhan alternatif anak oleh orang tua asuh diharapkan dapat memberikan kebutuhan akan kasih sayang, kelekatan, keselamatan dan kesejahteraan yang menetap dan berkelanjutan demi kepentingan terbaik anak.

Humas Balai Antasena Magelang







Artikel dari BRSAMPK ANTASENA MAGELANG
http://antasena.kemsos.go.id

URL:
http://antasena.kemsos.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=87