BRSAMPK ANTASENA MAGELANG - Tim Layanan Dukungan Psikososial


Tim Layanan Dukungan Psikososial
Tanggal: Minggu, 21 Pebruari 2021
Topik: UPT


Kementerian Sosial Kirim Layananan Dukungan Psikososial Dampingi Korban Longsor di Nganjuk

NGANJUK, (12 Februari 2021)-Kementerian Sosial melalui Balai Anak "Antasena" Magelang mengirimkan Tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP) untuk mendampingi para korban tanah longsor di Desa Ngentos, Kecamatan Ngentos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Intensitas hujan yang tinggi pada hari Minggu, 14 Februari 2021menyebabkan longsor tepatnya di Dusun Selopuro yang berada di Lereng Bukit yang sebenarnya telah mengalami keretakan sejak 2017 lalu.

Longsor yang terjadi menyebabkan 14 orang meninggal dunia dan 7 orang lainnya belum ditemukan. Sebanyak 10 rumah rata tertimbun tanah, 20 rumah rusak berat dan puluhan lainnya rusak ringan. Sebanyak 69 keluarga kehilangan tempat tinggal dan 186 orang terpaksa mengungsi, dimana diantaranya terdapat 32 anak-anak. Titik pengungsian terbesar berada di SDN 3 Ngentos dimana terdapat 120 orang pengungsi, sisanya mengungsi di rumah kerabat/saudara.

 



 

Koordinator Seksi Assesmen dan Advokasi Sosial (AAS) Balai Anak "Antasena" Arif Nurhidayat yang mewakili Kepala Balai menyampaikan bahwa tujuan kedatangan Tim LDP adalah selain memberikan dampingan psikososial kepada pengungsi anak juga untuk melakukan assesmen kebutuhan para pengungsi. "Kami berharap kedatangan kami ini dapat mengurangi dampak psikologis seperti rasa trauma terhadap korban longsor terutama anak-anak, dan dukungan ini akan kami berikan terus secara berkelanjutan sampai dengan tahap recovery" tambahnya.

Tim LDP Balai Anak "Antasena" Magelang bersama Satuan Bhakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos) Kabupaten Nganjuk melakukan Assesmen dan dukungan psikososial terhadap pengungsi khususnya anak-anak. Dukungan Psikososial yang dilakukan diantaranya menggunakan metode permainan, menggambar, bernyanyi bersama dan dinamika kelompok yang dimaksudkan untuk menghindarkan anak dari kemungkinan trauma.

"Saya sangat senang dengan kedatangan mas-mas yang ngajak saya main, saya jadinya enggak bosan diam terus di tempat pengungsi" Ungkap Nasrul salah satu korban longsor yang berusia 10 tahun dan duduk di kelas 3 SD.

Ifan Ardilas, Koordinator Posko LDP dari Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Provinsi Jawa Timur menyampaikan terima kasih atas kepedulian Balai Anak "Antasena" Magelang. "Kami berterima kasih atas kepeduliannya dan berharap bantuan yang diberikan dapat terus berlanjut selama pengungsi masih berada di pengungsian" ujar Irfan.

Salah seorang pengungsi, Trisno, 62 tahun menyampaikan harapannya agar dapat memiliki tempat tinggal lagi dan cucunya yang kehilangan ibu dapat kembali ceria.

Tim LDP Balai Anak "Antasena" Magelang bekerja sama dengan Tagana Provinsi Jawa Timur, Dinas Sosial PPPA Kabupaten Nganjuk, Tim Psikolog Polda Jawa Timur, Sokola Pelangi dan relawan lainnya akan memberikan layanan dukungan psikososial berkelanjutan secara terkoordinir dan terjadwal.

Sehubungan rumah yang sudah tidak mungkin ditempati lagi maka kemungkinan korban tanah longsor ini masih akan tinggal di pengungsian dalam waktu relatif lama sambil menunggu rencana relokasi. Relokasi rencananya akan dilakukan di wilayah Desa Ngentos di tanah milik Perhutani.

Tim Humas Balai Anak "Antasena" Magelang







Artikel dari BRSAMPK ANTASENA MAGELANG
http://antasena.kemsos.go.id

URL:
http://antasena.kemsos.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=83