BRSAMPK ANTASENA MAGELANG - TERAPI MENTAL SPIRITUAL


TERAPI MENTAL SPIRITUAL
Tanggal: Rabu, 18 November 2020
Topik: UPT


 

 

BALAI ANAK ANTASENA LAKUKAN TERAPI KELOMPOK MELALUI PENGUATAN MENTAL SPIRITUAL   BAGI PENERIMA MANFAAT

Magelang (17 November 2020). Balai Anak Antasena melaksanakan kegiatan terapi kelompok melalui penguatan mental spiritual bagi penerima manfaat. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yakni dari tanggal 16 – 17 November 2020. Sebelum berangkat seluruh penerima manfaat diberikan pembekalan oleh Djuanidi, S. Pd selaku Plh Kepala Balai Anak Antasena sekaligus melepas peserta menuju lokasi kegiatan di Pondok Pesantren Surya Buana, Mbalak, Pakis, Magelang.

Peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 31 orang, terdiri dari 20 penerima manfaat dan 11 orang pendamping. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta rasa syukur bagi penerima manfaat yang berorientasi pada hidup saat ini (duniawi) dan yang akan datang (ukhrowi) melalui dzikrullah; meningkatkan pengetahuan dan pengalaman pribadi menanamkan sikap disiplin menumbuhkan budi pekerti luhur, meningkatkan kemampuan sikap mental /emosional meningkatkan rasa tanggung jawab dan kemandirian; merangsang kesadaran penerima manfaat dalam kemauan dan kemampuan diri sendiri yang berdasarkan rasa syukur, sabar, ihtiar, ihlas dan mendekatkan diri pada Tuhan, meningkatkan pengetahuan dan pemahaman penerima manfaat terhadap nilai-nilai spiritual; memberikan penguatan motivasi, kerja keras dan kematangan pribadi masing-masing penerima manfaat dalam mengatasi kesulitan /permasalahan hidup sehari-hari.



 

Kegiatan terapi kelompok melalui penguatan mental spiritual berisi pemberian materi yang disampaikan oleh empat pemateri, yang terdiri dari tiga pemateri untuk penerima manfaat yang beragama islam dan satu pemateri dari yang beragama non islam. Materi pertama dismpaikan oleh Ustadz Ihda Sofiana, S. Pd.dengan tema “Memahami tentang konsep diri sebagai manusia / hamba Allah. Materi ke dua disampaikan oleh Ustadz Saiful Anshori, S. Pd.I dengan tema “Mandi taubat, sholat tahajud, dan sholat taubat “. Materi ke tiga disampaikan oleh Kyai Zainal Muttaqien dengan tema “Ziarah kubur & dzikur maut “. Dan materi ke empat disampaikan oleh Pendeta Marthin Kumanau dengan tema “Mengasihi Tuhan & Pekerjaannya “.

“Barang siapa yang dapat mengenali dirinya sendiri maka ia akan dapat mengenali siapa Tuhannya. Ketika manusia tidak dapat mengenali dirinya dan tidak dapat mengenali Tuhannya maka bisa ditempatkan ditempat yang paling hina /lebih rendah daripada binatang “, demikian yang disampaikan Ustadz Ihda Sofiana, S. Pd pada hari pertama, Senin 16 November 2020.

Di hari ke dua, Selasa 17 November 2020, penerima manfaat melakukan mandi taubat, sholat tahajud dan sholat taubat yang dipandu oleh Ustadz Saiful Anshori, S. Pd.I Kegiatan ini bertujuan untuk membersihkan hati dan fikiran dari kotoran, kemaksiatan, dan mengevaluasi diri.

Kyai Zainal Muttaqien mengisi mengisi materi berikutnya mengatakan bahwa tujuan ziarah kubur adalah untuk mengingat mati dan kehidupan di akhirat yang lebih kekal dibandingkan kehidupan di dunia.

“Kita juga bisa belajar tidak hanya mengasihi pekerjaan lain tetapi menghargai orang-orang yang ada dipekerjaan kita apapun posisi mereka, terutama mengasihi Tuhan yang telah mempercayakan pekerjaan itu kepada kita “, demikian yang disampaikan Pendeta Marthin Kumanau untuk penerima manfaat yang beragama non islam.

 

Kegiatan diakhiri dengan pemutaran film “Karena Aku Cinta Baginda Nabi Muhammad SAW”, dengan tujuan supaya penerima manfaat dapat meneladani sikap dan perilaku yang positif yang ada pada Nabi Muhammad SAW.

(Tim Humas Balai Anak Antasena)

 







Artikel dari BRSAMPK ANTASENA MAGELANG
http://antasena.kemsos.go.id

URL:
http://antasena.kemsos.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=76