BRSAMPK ANTASENA MAGELANG - Respon Kasus Kemensos

Welcome to BRSAMPK ANTASENA MAGELANG!

     Profil
· Profil Antasena
· Sasaran Layanan
· Visi dan Misi
· Program Layanan
· Struktur Organisasi
· Prosedur Penerimaan
· Layanan Informasi
· Sarana dan Prasarana

     Menu Utama
· Depan
· Akun Anda
· Arsip Berita
· Downloads
· Gallery
· Kirim Berita
· Kontak
· Search
· Top 10
· Topics
· Web Links

 Respon Kasus Kemensos

BeritaTamu menulis "

 

Kemensos Lakukan Respon Kasus Terhadap Anak Korban Kejahatan Seksual di Bali

BADUNG (31 Maret 2021)-Kementerian Sosial melalui Balai Anak "Antasena" Magelang mengirimkan Tim Respon Kasus untuk memberikan pendampingan, perlindungan dan dukungan psikososial bagi anak korban kejahatan seksual di Kabupaten Badung Bali. Sebelum Balai Anak "Antasena" Magelang melakukan respon terhadap permasalahan tersebut terlebih dahulu telah dilakukan koordinasi dengan Balai Anak "Paramitha" Mataram dan Dinas Sosial Kabupaten Badung.

Nurwita Mahmudi selaku pekerja sosial mewakili Kepala Balai menyampaikan bahwa ini adalah kasus yang harus menjadi perhatian kita semua. "Dalam hal ini anak harus mendapat perlindungan dan akses layanan sosial. Selanjutnya FK akan kami bawa ke Balai Anak "Antasena" Magelang untuk menjalani proses rehabilitasi sosial guna memulihkan kondisi fisik, psikis dan sosialnya. Diharapkan dengan mendapat dukungan psikososial melalui rehabilitasi sosial trauma anak dapat terpulihkan dan bisa menjalani masa tumbuh kembangnya dengan wajar" jelas Nurwita.

FK saat ini masih tercatat sebagai siswi kelas 3 disalah satu SMP di Tabanan Bali. Pada saat petugas dari Balai Anak "Antasena" Magelang melakukan koordinasi dan mediasi dengan pihak sekolah, Kepala Sekolah SMP tempat FK belajar, I Nyoman Sutarya sangat menyayangkan peristiwa yang menimpa FK, mengingat FK adalah siswi yang rajin dan disiplin walaupun sedikit tertutup. "Kami tidak menyangka kejadian ini menimpa anak didik kami. FK adalah anak kami yang baik, selama ini kami memberikan dukungan dan perhatian khusus kepadanya mengingat kondisi ekonomi keluarganya. Namun bagaimanapun anak ini harus lulus sekolah. Anak adalah aset dan penerus bangsa yang harus kita lindungi masa depannya" ujar Nyoman.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung, I Ketut Sudarsana menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Sosial atas perhatian dan kepeduliannya terhadap anak yang memerlukan perlindungan khusus di wilayah Kabupaten Badung. "Kami mengucapkan terima kasih atas respon cepat yang diberikan oleh Kementerian Sosial, ini adalah bantuan yang luar biasa. Semoga bisa membantu memulihkan kondisi psikis anak" kata Ketut.



Sebelum FK mengikuti rehabilitasi di Balai Anak "Antasena", terlebih dahulu dilakukan koordinasi dengan perangkat Desa Mengwitani. Kepala Desa Mengwitani, I Putu Sumardita menyampaikan rasa terima kasih yang sedalam-dalamnya dan berharap kasus anak seperti ini tidak terulang lagi untuk itu seluruh elemen masyarakat maupun pemerintah agar saling menguatkan.

FK (16 tahun) adalah korban persetubuhan yang pelakunya adalah seorang laki-laki dewasa yang telah beristri dan sekarang menjadi DPO Polres Badung Bali. Kejadian bermula pada bulan Desember 2020, saat ini FK pulang dari sekolah dan ban sepeda yang dikendarainya tiba-tiba kempes. Pelaku kemudian menghampiri FK dan menawarkan bantuan untuk mengantar FK ke bengkel. Namun ternyata FK tidak diantar ke bengkel melainkan dibawa ke penginapan dan terjadilah tindak persetubuhan. Pada saat ini diperkirakan usia kehamilan FK menginjak usia 4 bulan. Orangtua FK berasal dari Kabupaten Kediri Jawa Timur. FK beberapa kali mengikuti orangtua maupun neneknya berpindah tempat tinggal. Saat ini FK tinggal di Desa Mengwitani Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung Bali bersama neneknya yang merantau di Bali. FK tinggal dan diasuh oleh neneknya setelah kedua orangtuanya bercerai. Saat ini ibu FK tidak diketahui keberadaannya, sementara ayahnya jarang pulan ke rumah. Nenek FK sehari-hari bekerja menjual minuman ringan kemasan dan membuat peyek yang dititipkan di warung-warung. FK dan neneknya tinggal menyewa sebuah kamar kost di daerah Mengwitani Mengwi Badung Bali.

Tim Humas Balai Anak Antasena Magelang

"



 
     Link Terkait
· Lebih Banyak Tentang Berita
· Berita oleh lita


Berita terpopuler tentang Berita:
SISTEM PEMBERKASAN ALFABETIS


     Nilai Berita
Rata-rata: 0
Pemilih: 0

Beri nilai berita ini:

Luar Biasa
Sangat Bagus
Bagus
Biasa
Jelek


     Opsi

 Versi Cetak Versi Cetak


"Respon Kasus Kemensos" | Login / Daftar | 0 komentar
Isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengirimnya.






Generasi halaman: 1.25 detik