BRSAMPK ANTASENA MAGELANG - TERAPI PENYADARAN DIRI PENERIMA MANFAAT

Welcome to BRSAMPK ANTASENA MAGELANG!

     Profil
· Profil Antasena
· Sasaran Layanan
· Visi dan Misi
· Program Layanan
· Struktur Organisasi
· Prosedur Penerimaan
· Layanan Informasi
· Sarana dan Prasarana

     Menu Utama
· Depan
· Akun Anda
· Arsip Berita
· Downloads
· Gallery
· Kirim Berita
· Kontak
· Search
· Top 10
· Topics
· Web Links

 TERAPI PENYADARAN DIRI PENERIMA MANFAAT

UPTTamu menulis "

(foto bersama dengan pembimbing dan penerima manfaat)

 

BALAI ANAK ANTASENA LAKUKAN TERAPI LINGKUNGAN DAN PENYADARAN DIRI BAGI PENERIMA MANFAAT

Magelang (15 Oktober 2020) – Kepala Balai Rehabilitasi Sosial Anak Yang Memerlukan Perlindungan Khusus (BRSAMPK) Antasena atau yang lebih dikenal dengan Balai Anak Antasena, Singgih Wahyu Purnomo memberikan pembekalan kepada peserta sekaligus memberangkatkan peserta kegiatan Terapi Lingkungan Dan Penyadaran Diri. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 15 Oktober 2020 bertempat di Dolan Deso Boro, Banjarsari - Kalibawang, Kulon Progo, Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui resiko-resiko perilaku tindak kekerasan, untuk mencegah dan menghindari perilaku tindak kekerasan, dan untuk menentukan sikap terhadap pengaruh ajakan melakukan tindak kekerasan.

Dalam kegiatan Terapi Lingkungan dan Penyadaraan Diri ada 2 (dua) materi yang disampaikan. Materi I dari Kapolsek Kalibawang, Kompol Sumina, SH “Menjaga Aset Negara Dari Bahaya Napza Dan Kenakalan Remaja”, dan materi II dari Surianto, SE. M. Pd “Perilaku Tindak Kekerasan Tinjauan Psikologis & Spiritual Serta Upaya Agar Tidak Terjadi Tindak Kekerasan”.



(Kepala BRSAMPK Antasena memberikan pengarahan)

“Dampak /akibat penyalahgunaan narkoba adalah gangguan fungsi otak, gangguan fungsi pernafasan, gangguan fungsi jantung, gangguan fungsi pencernaan, gangguan fungsi paru-paru, dapat mengakibatkan kematian jika over dosis. Tujuan penyelundupan narkoba adalah untuk melemahkan Negara, untuk merusak generasi muda”. Demikian yang disampaikan Kapolsek Kalibawang, Kompol Sumina, SH pada saat materi I yakni Menjaga Aset Negara Dari Bahaya Napza Dan Kenakalan Remaja.

Surianto, SE. M. Pd selaku pemateri II mengatakan bahwa untuk mengurangi tindak kekerasan sebagai manusia harus selalu mengingat Tuhan (lebih memperdalam agama), bergaul dan berteman dengan orang-orang yang baik, menjaga lisan dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

Di akhir kegiatan Kepala Balai Anak Antasena, Singgih Wahyu Purnomo melakukan dialog dengan peserta. Singgih Wahyu Purnomo mengatakan kunci untuk mengurangi kemarahan adalah pada saat ingin marah duduklah; jika masih tetap marah berbaringlah; jika masih tetap marah berwudhu lah; dan jika masih tetap marah solatlah dan berdoalah memohon petunjuk kepada Tuhan. (Tim Humas Balai Anak Antasena)
 

"



 
     Link Terkait
· Lebih Banyak Tentang UPT
· Berita oleh lita


Berita terpopuler tentang UPT:
PARENT TRAINING DAN WISUDA PENERIMA MANFAAT DAY REHABILITATION


     Nilai Berita
Rata-rata: 0
Pemilih: 0

Beri nilai berita ini:

Luar Biasa
Sangat Bagus
Bagus
Biasa
Jelek


     Opsi

 Versi Cetak Versi Cetak


"TERAPI PENYADARAN DIRI PENERIMA MANFAAT" | Login / Daftar | 0 komentar
Isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengirimnya.






Generasi halaman: 1.18 detik